
Infak adalah perbuatan baik yang dicintai Allah yang tetap harus dilakukan, baik di waktu lapang ataupun sempit, kita tetap harus menafkahi diri kita, keluarga kita, dan lebih luas lagi kita menafkahi anak2 yatim dan duafa, yayasan, maupun infak di jalan Allah lainnya yang merupakan kemaslahatan umum yang kesemuanya akan dinilai sebagai perbuatan baik yang dicintai Allah.
Allah Subhanahu Wata’ala memerintahkan kepadamu untuk berinfak melalui surat Ali Imran ayat 133-134.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَسَارِعُوٓاْ إِلَىٰ مَغۡفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمۡ وَجَنَّةٍ عَرۡضُهَا ٱلسَّمَٰوَٰتُ وَٱلۡأَرۡضُ أُعِدَّتۡ لِلۡمُتَّقِينَ
Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Robbmu dan Surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa,"
الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّۤاءِ وَالضَّرَّۤاءِ وَالْكٰظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَالْعَافِيْنَ عَنِ النَّاسِۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَۚ
"(yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan."
Infak berasal dari Bahasa Arab, "anfaqa - yunfiqu, infaq, nafaqa, nafaqah, artinya membelanjakan, menggunakan, berarti membelanjakan harta. Sedangkan infak berarti keluarkanlah harta atau belanjakanlah. Kita lebih familiar dengan bahasa nafkah(nafaqoh) atau anggaran belanja. Ada anggaran belanja untuk diri sendiri, anggaran belanja untuk keluarga, anggaran belanja untuk yayasan, anggaran belanja untuk perusahaan dan yang lebih besar lagi yaitu harta yang dibelanjakan untuk umum atau kemaslahatan umum sebagaimana disebutkan dalam UU no. 23. Th. 2011 bab I pasal 1(3) Infak adalah harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha diluar zakat untuk kemaslahatan umum. Jadi Infak merupakan komponen pokok yang akan memutar roda kehidupan dengan anggaran belanja di setiap diri, keluarga, yayasan ataupun unit yang lebih besar lagi yang akan membiayai operasional sebagai eksistensi kehidupannya.
Hai orang orang yang beriman, inilah janji Allah untuk orang yang berinfak;
1. Memperoleh Pahala yang Besar;
اٰمِنُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ وَاَنْفِقُوْا مِمَّا جَعَلَكُمْ مُّسْتَخْلَفِيْنَ فِيْهِۗ فَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْ وَاَنْفَقُوْا لَهُمْ اَجْرٌ كَبِيْرٌۚ
“Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan infakkanlah sebahagian dari hartamu yang Allah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menginfakkan (sebahagian) dari hartanya memperolehi pahala yang besar”. (QS. Al-Hadid [57] : 7).
2. Didoakan Malaikat
“Ketika hamba berada di setiap pagi, ada dua malaikat yang turun dan berdoa, “Ya Allah berikanlah ganti pada yang gemar berinfak.” Malaikat yang lain berdoa, “Ya Allah, berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan berinfak .” (HR. Bukhari).
Allah ganti harta yang diinfakkan, sebagaimana diterangkan dalam Al-Quran surat Saba[34] ayat 39 sebagai berikut:
قُلْ اِنَّ رَبِّيْ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ مِنْ عِبَادِهٖ وَيَقْدِرُ لَهٗ ۗوَمَآ اَنْفَقْتُمْ مِّنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهٗ ۚوَهُوَ خَيْرُ الرّٰزِقِيْن
"Katakanlah: 'Sesungguhnya Robbku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)'. Dan barang apa saja yang kamu infakkan (belanjakan), maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya. (QS. Saba[34]: 39).
Yuk kita berinfaq melalui ATM Yatim Duafa sekarang juga!!
Semoga infak yang kita salurkan melalui ATM Yatim Duafa setiap waktu menjadikan kita orang baik dan kita selalu mendapatkan ampunan, mendapatkan harta pengganti, mendapatkan kelapangan rezeki, mendapatkan pahala yang besar, dan Jannah yang luasnya seluas langit dan bumi, Alhamdulillahirobbil'aalamiin